"Memenangkan Pileg dulu 9 April, lalu Pilpres. Itu kan perjuangan yang berat. Kalau tanda-tanda itu sudah dimungkinkan, baru menyusun itu (kabinet bayangan)," papar Ketua DPP Golkar MS Hidayat di Istana Negara, Jakarta, Jumat (28/2/2014).
Meski begitu, Hidayat tidak menutup diri jika ada kader Golkar yang sudah meraba-raba soal kabinet bayangan. Namun yang pasti tidak akan segamblang yang sudah diutarakan PDIP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka tahu sebenarnya nanti nggak seperti itu. Itu sebagai referensi saja," tutupnya.
PDIP sudah menyiapkan daftar kabinet untuk pemerintahan 2014-2019. Kabinet bayangan ini diisi oleh kader-kader internal PDIP. Nama Romin Dahuri yang merupakan terpidana kasus korupsi masuk dalam kabinet bayangan itu.
(mok/tor)










































