Satgas Kebakaran Hutan: Ada Titik Api di Lahan Konsesi PT Arara Abadi

Satgas Kebakaran Hutan: Ada Titik Api di Lahan Konsesi PT Arara Abadi

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Jumat, 28 Feb 2014 14:37 WIB
Pekanbaru - Satgas penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Riau menemukan kobaran titik api di konsesi Sinar Mas Grup. Pihak perusahaan hutan tanaman industri (HTI) itu akan diminta klarifikasi.

"Kita bersama BNPB barusan melakukan pantauan udara kebakaran hutan di Riau. Hasilnya, kobaran api yang menimbulkan asap pekat ada di lahan perusahaan," kata Komandan Satgas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Brigjen Agus Irianto, dalam gelar jumpa pers, di Posko Tanggap Darurat di Pangkalan TNI AU, Pekanbaru, Jumat (28/2/2014).

Dia menjelaskan, pantauan udara dengan heli bersama BNPB, Dinas Kehutanan Provinsi Riau menuju daerah Kabupaten Pelalawan. Lahan konsesi yang terbakar milik PT Arara Abadi, anak perusahaan Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP), Sinar Mas Grup.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita jelaskan ini semua dan tidak perlu ditutup-tutupi. Karena itu nanti akan tim lagi yang akan memanggil pihak PT Arara Abadi untuk diminta klarifikasi," kata Brigjen Agus yang juga Komandan Korem 031 Wirabima.

Masih menurut Komandan Satgas, lahan terbakar di konsesi Sinar Mas Group itu terdapat di beberapa titik. Ada sebaran api di lahan konsensi Hutan Tanaman Indutri (HTI) yang cukup luas.

Selain itu ditemukan sebaran titik api di lahan konservasi hutan alam yang berada di lungkup HTI perusahaan. Lahan konservasi itu merupakan hutan alam yang posisinya ditengah hamparan areal hutan indutsri.

"Lahan konservasi itu dengan jelas menimbulkan kabut asap karena terbakar di tengah konsesinya PT Arara Abadi," kata Brigjen Agus.

Untuk lahan HTI milik perusahaan, menurut Agus besar kemungkinan karena kobaran api yang terbawa angin. "Namun demikian pemilik konsesi juga harus bertanggung jawab dalam pengamanan lahannya," kata Brigjen Agus.

"Kita profesional saja, walaupun Sinar Mas memperbantukan helinya di Posko Darurat, yang namanya proses penyelidikan tak ada berpengaruh," kata Brigjen Agus Irianto.

Sementara itu, Humas PT Arara Abadi, Herwansyah kepada wartawan membenarkan bila konsesi mereka saat ini terbakar. "Kebakaran itu karena loncatan api. Mana mungkin kita perusahaan perkayuan membakar pohon kayu. Jadi tidak mungkin kebakaran itu kami sengaja," katanya.

(cha/mad)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads