Mata wanita berusia 47 tahun itu terlihat menerawang. Dengan suara bergetar, berkali-kali dia bertanya kapan dirinya akan dipulangkan.
Wanita itu, Dewi Wijaya Sianturi, tampak terheran-heran saat ditemui detikcom di Panti Sosial Bina Insan (PSBI) Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (28/2/2014). Memakai daster hitam lusuh, wajah ibunda Ariana Desti -- seorang sarjana Pendidikan Bahasa Arab -- terlihat kuyu.
"Saya pengin secepatnya pulang. Desti ke mana? Sore ini saya boleh pulang nggak?" tanya Dewi sambil mempermainkan dompet yang sedari tadi digenggamnya erat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami juga tidak mengerti kenapa Mama masih nekat mengamen, padahal Kak Desti sudah bekerja. Mungkin Mama merasa bosan di rumah saja tanpa pekerjaan sehingga kembali mengamen," ujar Frida saat ditemui di kediaman mereka di Jalan Kirai, Cipete Utara, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (27/2/2014).
(rii/nrl)











































