Perusakan Kantor PLN Rayon Pancur Batu itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, Kamis (27/2/2014). Massa yang berjumlah sekitar 400-an orang itu, umumnya warga Desa Lama, Kecamatan Pancur Batu. Mereka semula datang untuk mendesak PLN agar menyalakan listrik. Pemadaman sudah berlangsung sejak pukul 09.00 WIB.
Salah seorang sopir yang saat kejadian sedang berada di kantor PLN, Anto menyatakan, massa mulai datang ke kantor itu sekitar pukul 21.00 WIB. Makin lama jumlahnya makin banyak.
"Setelah polisi datang, massa makin beringas," katanya.
Tuntutan listrik menyala itu ternyata tak bisa dipenuhi. Listrik tetap padam. Massa kemudian marah. Mereka memecahkan kaca-kaca jendela dan kaca pintu. Meja dan pot yang ada di kantor juga dirusak.
Tidak hanya itu, loket resmi PLN yang ada di seberang kantor PLN juga ikut dirusak. Massa memecahkan kaca-kaca nako dan meja loket itu. Tidak ada yang terluka dalam kejadian, karena pegawai PLN langsung kabur begitu massa mulai ramai.
Massa baru membubarkan diri setelah sekitar satu pleton tentara dari Kompi A, Batalyon Zipur I/Dhira Dharma tiba di lokasi. Saat ini polisi dari Polsek Pancur Batu juga berjaga di sana.
(rul/mpr)











































