"Butuh kerja ekstra keras bagi sembilan peserta konvensi lainnya untuk bisa menyalip Gita dan Dahlan," demikian kesimpulan PoliticaWave yang melakukan pengamatan terhadap jutaan perbincangan di media sosial dalam kurun waktu 1 Januari – 16 Februari 2014. Hasil ini dipaparkan oleh Founder PoliticaWave, Yose Rizal, dalam siaran pers, Kamis (27/2/2014).
Dengan jangkauannya yang luas, Yose Rizal mengklaim pemantauan PoliticaWave menghasilkan daya prediksi dengan akurasi tinggi. Menyongsong 'ronde final', Gita dan Dahlan sama‐sama memiliki tale of tape impresif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sementara itu, Dahlan menjadi figur yang paling sering diangkat sebagai headline pemberitaan di online news, sekaligus paling sering mendapat sentimen positif para netizen. Dibanding para pesaingnya, Dahlan juga unggul sebagai kandidat dengan jumlah percakapan tertinggi di media sosial," imbuhnya.
Gita dinilai punya mekanisme kampanye media sosial yang baik. Sementara Dahlan Iskan sukses mengeksploitasi jejaring media yang ia miliki. Ditambah dengan gaya interaksi sosialnya yang khas dan kelihaiannya memosisikan diri pada isu‐isu strategis, menjadikan kejayaan Dahlan di Konvensi PD sudah bisa diduga sebelumnya.
Lantas, siapa yang akan menjadi pemegang trofi pemenang Konvensi Partai Demokrat?
(van/nrl)










































