Panti Asuhan Samuel: Belum Ada yang Meninggal, Apa yang Ditelantarkan?

Panti Asuhan Samuel: Belum Ada yang Meninggal, Apa yang Ditelantarkan?

Ayunda W Savitri - detikNews
Kamis, 27 Feb 2014 17:14 WIB
Panti Asuhan Samuel: Belum Ada yang Meninggal, Apa yang Ditelantarkan?
Jakarta -

Panti Asuhan Samuel milik Chemmy Watulingas membantah menelantarkan anak-anak asuhannya. Apa ukurannya?

"Orang sampai sekarang belum ada yang meninggal dan nggak ada yang patah tulang, jadi apa yang bilang ditelantarkan?" kata pengacara Panti Asuhan Samuel, Roy Rening, dalam jumpa pers di Wisma PGI, Jalan Teuku Umar 17, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (27/2/2014).

Mengenai bayi yang meninggal di panti menurut penuturan sang bibi, Sumini karena bayi itu tak segera dibawa ke rumah sakit, Roy menjelaskan bahwa bayi itu sudah diberi obat penurun panas oleh Chemmy.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kejadiannya pada hari Kamis, bayi sakit panas, Pak Samuel sudah ngasih Tempra. Pas jam 05.00 pagi, Pak Samuel antar anak-anaknya ke sekolah, jam 06.00 pagi Pak Samuel kembali ke panti ternyata bayi itu sudah meninggal. Jadi nggak ada kekerasan atau penelantaran," dalihnya.

Roy menambahkan bayi yang meninggal itu bernama Carolina, berusia 3 bulan. Sang ibu bayi, datang ke panti asuhan saat usia kandungan 9 bulan karena tidak punya dana untuk melahirkan.

"Akhirnya dibantu sama panti asuhan ke rumah sakit. Setelah diperiksa diketahui kondisi bayi sungsang. Kalau melahirkan kemungkinan salah satu di antaranya bisa meninggal, tapi mukjizat Tuhan, bayi dan ibunya sama-sama selamat. Tapi ibu itu pergi dan meninggalkan bayi itu di panti. Jadi Pak Samuel rawat," tutur dia.

Sebelumnya diberitakan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mawar Saron, yang mendampingi anak-anak penghuni panti, menduga kematian bayi tersebut tidak wajar.

"Harapan kami seperti itu (dilakukan autopsi), karena kami punya bukti-bukti kuat adanya dugaan penganiayaan terhadap anak-anak di panti asuhan tersebut," ujar Eric Manurung dari LBH Mawar Saron di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (26/2/2014).

Eric melanjutkan, pihaknya sendiri belum mengetahui pasti penyebab kematian bayi tersebut. Namun, berdasarkan keterangan Sumini, pembantu yang dipekerjakan di panti asuhan tersebut, bayi itu meninggal karena sakit.

"Si bibi (Sumini) bilang pagarnya dikunci dan dia tidak punya handphone. Bibi ini orangnya Samuel dan Yuni (istri Samuel). Kata dia, saya nggak punya HP dan nggak bisa kabarin Pak Samuel," tutup Eric.

(nwk/mad)


Berita Terkait