"Bagaimanapun jalur baru tersebut memerlukan pengurangan kecepatan. Nggak bisa langsung 90 km/jam, harus bertahap 60 km/jam," ujar Hermanto Dwi Atmoko, Dirjen Perkeretaapian Kemenhub, yang baru saja dilantik Menhub EE Mangindaan.
Menurut Hermanto, pengurangan kecepatan demi faktor keselamatan.
Jalur ganda (double track) kereta dari Jakarta menuju Surabaya melewati beberapa titik kota-kota besar di pulau Jawa. Jalur ganda tersebut bisa melalui 2 rute, pertama lintas utara yang beroperasi April 2014, dan lintas selatan yang ditargetkan akan beroperasi 2016. Jalur ganda ini merupakan jalur bagi proyek kereta Shinkansen dengan tujuan yang sama.
Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono pada (8/1/2014) lalu meyakini banyak dampak positif dari dibangunnya proyek jalur ganda ini. Salah satunya adalah untuk meningkatkan konektifitas ekonomi di 2 kota besar di Indonesia lewat jalur kereta lintas utara.
(nik/nwk)











































