Berdasarkan pantauan, Kamis (27/2/2014), kondisi bocor itu tampak di depan ruang rapat Badan Kehormatan Gedung DPR, Senayan, Jakarta. Tepatnya di muka lorong yang menuju ke Gedung Nusantara I.
Di lokasi itu tampak ada ember kecil berwarna merah dan 2 tempat sampah berbahan plastik untuk menampung air yang bocor dari atap. Sebuah lap pel dan peringatan 'Caution Wet Floor' juga tampak di atas lantai.
Sementara, bagian atap yang bocor tampak terbuka sepanjang sekitar 1 meter dan lebar 60 cm. Mungkin plafon itu sengaja dibuka untuk memperbaiki yang bocor.
Kondisi bocor juga tampak di lobi depan Nusantara II, yaitu di depan Bank Mandiri dan Kantor Pos DPR. Di lokasi ini hanya tampak ember kecil berwarna biru, karena kondisi bocornya memang hanya kecil saja.
(iqb/trq)











































