Meski sudah dibangun jembatan penyeberangan orang (JPO) di dekat Stasiun Lenteng Agung, namun sebagian masyarakat masih enggan menggunakan fasilitas itu. Mereka memilih menyeberang sembarangan.
Beberapa orang pada Kamis (27/2/2014) di dekat Stasiun Lenteng Agung tidak memanfaatkan JPO yang sudah bisa dipakai pada Desember 2013 itu. Tujuannya tentu saja agar warga yang menyeberang aman dan nyaman. Juga agar tidak memicu macet di sekitar Lenteng Agung menuju Pasar Minggu.
Biasanya, karena masyarakat yang menyeberang sembarangan dan angkot-angkot yang mengetem sembarangan di dekat Stasiun Lenteng Agung, maka kemacetan sudah terjadi sejak di dekat Halte Universitas Pancasila. Nah, sejak adanya JPO di Lenteng Agung yang dibangun Lurah Lenteng Agung Susan Jasmine Zulkifli, kemacetan mulai berkurang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kadang satu polisi berdiri di dekat JPO untuk menghalau warga yang akan menyeberang sembarangan. Namun bila polisi tidak ada, warga seperti bebas menyeberang sembarangan. Saat kondisi hujan, sudah pasti kendaraan bermotor berjalan perlahan. Ditambah lagi warga yang menyeberang sembarangan membuat pengendara harus melambatkan lajunya.
Tentunya suasana semrawut itu takkan terjadi bila pejalan kaki tertib menggunakan jembatan penyeberangan.
(nwy/nrl)











































