Salah seorang penumpang bernama Verdi Rizano Darryl yang menumpang bus TransJ jalur Ragunan-Monas menuturkan kondisi kerusakan bus ini kepada detikcom, Kamis (27/2/2014). Dirinya juga sempat memotret sudut-sudut 'buruk rupa' bus ini dan mengirimnya ke pasangmata.com.
"Air masuk ke dalam bus. Lantai bus jadi basah. Kasihan para penumpang wanita," kata Verdi.
Penumpang wanita menjadi lebih rawan terjatuh karena lantai bus licin. Bahkan tak hanya lantai bus, bangku bus juga basah kena air hujan yang memang sempat deras mengguyur Jakarta. Bagaiamana bisa air hujan masuk bus?
"Pintu menganga, eternit mengelupas semua, dan hidrolik pembuka pintu itu kelihatan semua. Jadilah genangan air. Bahkan bangku banyak yang basah dan penumpang tidak mau duduk di situ. Kabel lampu juga menjulur," tutur Verdi.
Emosi karyawan swasta berumur 43 tahun ini sempat naik lantaran prihatin dengan kondisi bus yang selalu setia mengantarkannya ke kantor ini. Verdi berharap bus jurusan Ragunan-Monas segera diremajakan atau diganti baru.
"Ini rusaknya melebihi Metro Mini. Padahal sudah ribuan orang yang membayar ini, uangnya ke mana? Jalur Ragunan-Monas ini seperti dianaktirikan," keluh Verdi.
Bagaimana UP TransJakarta menanggapi keluhan penumpang ini?
(dnu/mok)











































