Beberapa penjual atribut pemilu ditemui oleh detikcom di Pasar Senen. Kala itu gerimis turun sehingga diakui oleh para penjual menjadi kendala proses pengiriman atribut dari rumah produksi.
Saat disinggung soal nama-nama partai, Ibu Sumi, 35 tahun, mengungkapkan bahwa hampir semua partai memiliki tingkat pemesanan yang seimbang. Namun bedanya, nama-nama baru yang tak diprediksi memiliki penjualan yang hampir sama dengan partai-partai besar.
"Seimbang sih penjualannya. Tapi dulu ngiranya Demokrat, PDI, PAN bakal banyak yang beli. Tapi ini Nasdem, Hanura, juga banyak. Di luar perkiraan gitu," jawabnya.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Pak Hedi penjual asal Jakarta. Beliau mengungkapkan bahwa tak banyak selisih yang terjadi, namun ada satu nama partai baru yang memiliki daya jual yang tak kalah tinggi.
"Nasdem banyak. Tapi penjualan atribut sekarang nggak dibanyakin," ungkapnya.
Nama-nama partai baru dalam pemilu kali ini nampaknya cukup menjadi momok yang menakutkan bagi para pemain lama. Akan seperti apakah persaingan pada Pemilu 2014 kali ini.
(gah/gah)











































