Beijing masih menghadapi masalah kabut asap gelap yang menyelimuti kota. Hari ini ibukota China ini menghadapi salah satu kondisi kabut terparah dalam beberapa hari terakhir.
"Memang harus diakui, hari ini memang salah satu yang terparah dari beberapa hari terakhir," ujar warga Beijing, Tien Chen Yu, ketika ditemui di kawasan Chaoyang, Rabu (26/2/2014) siang.
Langit Beijing tak bisa terlihat. Hanya warna putih bercampur abu-abu yang ada di angkasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu gedung yang masih bisa terlihat adalah gedung China Central Television (CCTV) yang memiliki desain unik ini.
Di bagian bawah, warga Beijing di pagi hari hampir semuanya mengenakan masker. Menjelang siang, ada beberapa yang terlihat menanggalkan penutup mulut yang tadinya mereka kenakan.
Kabut asap ini memang menusuk di hidung dan membuat mata pedas. Jarak pandang juga menjadi sangat berkurang. Para pengendara yang bergerak di remang-remang kota Beijing diminta untuk selalu berhati-hati, oleh pemerintah setempat.
"Mengenai penyebabnya, saya agak malu juga mengatakannya. Ini karena imbas industri di sekitar Beijing yang meningkat pesat. Menciptakan polusi udara seperti ini," ujar Tien.
Dilansir dari media setempat, polusi udara yang parah juga terjadi di kota-kota di China. Di sana, lingkungan hijau banyak yang dikorbankan demi membangun perekonomian. Pembakaran batu bara dan asap mobil menjadi sumber polusi di tempat itu.
Namun beberapa tahun terakhir China telah meningkatkan peraturan dan berjanji akan mengalokasikan anggarannya untuk memerangi polusi.
(/mad)











































