10 Anak Panti Asuhan Samuel yang Diperiksa Berusia 3 Hingga 17 Tahun

10 Anak Panti Asuhan Samuel yang Diperiksa Berusia 3 Hingga 17 Tahun

Mei Amelia R - detikNews
Rabu, 26 Feb 2014 14:43 WIB
Jakarta - Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya kembali memeriksa anak-anak Panti Asuhan Samuel yang diduga mengalami kekerasan. Ada 10 anak yang diperiksa dengan rentang usia 3 tahun sampai 17 tahun.

"Usia korban yang akan diperiksa siang ini antara 3 tahun sampai 17 tahun," kata Ketua Advokasi Non Litigasi LBH Mawar Saron, Jecky Tengens yang mendampingi pemeriksaan para korban di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (26/2/2014).

Para korban ini, lanjut Jecky, adalah anak-anak yang dievakuasi oleh Komnas Perlindungan Anak pada Senin (24/2) lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kecuali satu orang, dia adalah anak yang kabur dari panti asuhan," imbuh Jecky.

Dari pemantauan detikcom, ada sekitar 8 orang yang masih berusia 3 hingga 5 tahun.

Jecky menambahkan, pemeriksaan 10 korban ini adalah untuk melengkapi keterangan saksi korban yang sebelumnya diperiksa. Ada 6 saksi korban yang sudah diperiksa polisi, Senin (24/2) lalu.

Kasus ini dilaporkan oleh LBH Mawar Saron ke Bareskrim Polri tanggal 10 Februari 2014 lalu. Kasus tersebut kemudian dilimpahkan ke Unit PPA Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya, 16 Februari 2014 lalu.

Total ada 37 anak yang ditampung di panti asuhan tersebut. Rata-rata, anak-anak tersebut dirawat di panti tersebut sejak masih bayi. Para anak ini bahkan tidak mengetahui siapa orangtua kandungnya.

Gading Satria Nainggolan pengacara dari LBH Mawar Saron mengatakan, pemilik tidak merawat anak-anak panti asuhan dengan baik. Anak-anak di panti asuhan tersebut tidak mendapatkan asupan gizi yang baik.

"Setiap hari makannya mi instan. Bahkan bayi pun diberi makan mi instan," kata Gading, Senin (24/2) lalu.

Pihak Komnas Perlindungan Anak (PA) sendiri telah mengevakuasi anak-anak panti asuhan, menyusul adanya laporan tersebut. Saat dievakuasi, ada dua balita, satu di antaranya bayi berusia 3 bulan dalam kondisi sakit demam tinggi. Bayi dan balita tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dirawat.

Sementara itu, beberapa hari sebelum adanya evakuasi, ada satu orang bayi yang meninggal di panti asuhan tersebut. Belum diketahui penyebab kematian bayi tersebut, namun pemilik kepada pihak Komnas PA saat itu, mengaku bahwa bayi tersebut meninggal karena sakit.

(mei/dha)


Berita Terkait