KSAD Jenderal Budiman Tampak Akrab dengan Atase Singapura & Australia

KSAD Jenderal Budiman Tampak Akrab dengan Atase Singapura & Australia

- detikNews
Rabu, 26 Feb 2014 13:54 WIB
KSAD Jenderal Budiman Tampak Akrab dengan Atase Singapura & Australia
Jakarta - Di pagi hari yang mendung ini Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Budiman menjamu beberapa Atase Pertahanan Darat dari beberapa negara sahabat. Adapun pertemuan tersebut dilakukan secara terbuka.

Sebelum pertemuan KSAD dengan beberapa Atase sempat meluangkan foto bersama dan hal tersebut menampakkan keakraban meski Indonesia kini tengah diterpa isu keretakan dengan negara sahabat. Diantaranya permasalahan penyadapan yang dilakukan Australia dan penolakan nama KRI Usman Harun oleh Singapura.

Usai foto bersama, KSAD memperlihatkan sejarah TNI AD kepada atase pertahanan melalui dokumentasi video. Dalam tayangan tersebut tidak hanya menceritakan sejarah TNI namun juga bagaimana tindakan-tindakan TNI AD dalam menangani bencana alam yang terjadi di Indonesia.

KSAD Jenderal TNI Budiman kemudian memberikan sesi tanya jawab tentang apa yang ingin diketahui soal TNI AD. Dari tanya jawab tersebut tercipta 3 pertanyaan, dari atase Inggris, atase Pakistan, dan Australia.

Tampak lagi bagaimana keakraban yang terjalin antar KSAD dengan jenderal-jenderal Angkatan Darat usai sesi tanya jawab. Hal itu terlihat dengan mereka makan bersama sambil berdiri dan saling bercerita tentang kekuatan tempur masing-masing.

Usai makan, wartawan pun mencoba bertanya terhadap atase pertahanan darat dari Singapura dan Australia bagaimana pendapatnya tentang kasus Indonesia terhadap negara mereka terkait penyadapan dan KRI Usman Harun. Namun kedua perwakilan negara tersebut lebih memilih bungkam.

"I think the issue is already spoken by the ministry. Everything is going very well," ujar Atase Singapura Colonel Lee Yi Jin, di Mabes AD, jalan Veteran, Rabu (26/2/2014).

Tidak hanya kedua perwakilan negara Singapura dan Australia enggan berkomentar terhadap issu tersebut. Namun pihak perwakilan atase Inggris Colonel Simon Winkworth juga tidak mau berkomentar.

"No comment," ujar Simon saat ditanya wartawan terkait penyadapan yang tengah mengganggu Indonesia.

(tfn/mpr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads