Didukung SBY, Objek Purba yang Tersembunyi di Gunung Padang Segera Terkuak

Didukung SBY, Objek Purba yang Tersembunyi di Gunung Padang Segera Terkuak

Rachmadin Ismail - detikNews
Rabu, 26 Feb 2014 13:52 WIB
Didukung SBY, Objek Purba yang Tersembunyi di Gunung Padang Segera Terkuak
Foto: Abror Rizki/Rumgapres
Jakarta - Tim riset mandiri mendapat angin segar setelah kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Selasa (25/2) kemarin ke situs Gunung Padang, Cianjur, Jabar. Dukungan yang diberikan lewat Keppres bakal mempercepat pembuktian awal objek purbakala tersebut. Masyarakat pun bisa segera melihat penampakan yang tersembunyi di balik gunung.

Dr Danny Hilman, pakar geologi LIPI yang tergabung dalam tim riset mengatakan, dukungan SBY dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menambah 'amunisi' untuk mengerjakan penelitian lebih cepat. Selama setahun belakangan, tim riset memang kerap menemui hambatan dari berbagai pihak.

"Sekarang pembuktian ilmiah sudah baik, tapi masyarakat awam harus yakin benar, karena itu harus ada eskavasi dan bisa dijadikan displai sehingga masyarakat bisa melihat," kata Danny saat berbincang dengan detikcom, Rabu (26/2/2014).

Danny menegaskan, bila dukungan dari semua pihak sudah didapatkan, waktu pekerjaan untuk mengungkap secara kasat mata apa yang di balik situs Gunung Padang bisa dikerjakan selama dua bulan. Sedikitnya ada beberapa tahapan penelitian yang bisa dilakukan untuk menguak isi Gunung Padang.

"Sekarang sudah terbukti secara ilmiah, nanti ada tahapan ilmiah lain sehingga objek bisa dilihat masyarakat awam, lalu tahapan desain pemugaran dan pengembangan kawasan, tahapan selanjutnya tergantung dari desain," paparnya.

Soal dana, Danny tak terlalu merisaukannya selama pemerintah terus memberi dukungan. Selama ini, dia juga sudah bergerak sendiri dengan merogoh kocek dari kantong pribadi. "Yang penting jaminan keamanan, kalau tidak ada gangguan, sebenarnya dari kemarin sudah selesai," imbuhnya.

Jadi, apa sebenarnya objek yang akan bisa dilihat masyarakat di balik Gunung Padang?

"Bangunan arsitektur besar, lapisan lava yang jadi bangunan, lalu susunan dari batu kolom-kolom itu. Nanti struktur bangunan itu akan dilengkapi dengan analisa umur dan hasil karbondating," terangnya.

Berdasarkan laporan sebelumnya, ada sejumlah lapisan di Gunung Padang yang usianya cukup tua. Lapisan 1 berdasarkan uji pertanggalan absolut (carbon dating) berusia 500 Sebelum Masehi. Penemuan penting yang kedua adalah ditemukannya lapisan budaya di bawah Lapisan 1, yang oleh tim riset disebut sebagai Lapisan 2. Lapisan 2 ini berupa struktur batu yang usianya berdasarkan carbon dating (C14) adalah 5900 Sebelum Masehi.

(mad/nrl)



Berita Terkait