Pemerintah Diminta Perhatikan Nasib Deportan dari Timor Leste
Senin, 06 Des 2004 16:11 WIB
Jakarta - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPR RI meminta pemerintah memperhatikan nasib ratusan warga negara Indonesia (WNI) yang dideportasi dari Timor Leste. Pemerintah harus membantu agar para deportan agar tidak timbul keresahan baru.Hal ini disampaikan anggota F-PKS Suripto yang bersama tiga koleganya, yakni Anis Mata, Untung Wahono, dan Hilman Rosyid menjenguk 238 WNI yang baru tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (6/12/2004), setelah dideportasi dari Timtim."Saya sudah jelaskan pada Kesra (kantor Menko Kesra) agar supaya ada persiapan-persiapan jangka pendek bagaimana menanggulangi masalah-masalah yang mereka hadapi dan juga ke depan mereka juga harus dipikirkan," kata Suripto.Menurut Suripto, kalau para deportan ditempatkan di Langkat, Sumatera Utara, maka hari depan mereka juga harus dipersiapkan. "Kehidupan selanjutnya di sana nanti. Yang penting jangan menimbulkan keresahan baru di sana."Lalu ditambahkannya, "Sekarang yang paling penting adalah bagaimana mereka ditangani, ditampung, diberi makanan yang cukup, tempat tinggal yang baik, dan istirahat yang banyak. Karena selama ini mereka mengalami depresi."Sementara mengenai dugaan bahwa kantor KBRI di Dili tidak memperhatikan nasib WNI yang akan dideportasi, Suripto menyatakan akan mempertanyakan hal itu dalam rapat kerja dengan menlu. "Jika ketahuan mereka memberikan pelayanan yang kurang baik mungkin mereka akan dimutasikan," ujarnya.
(gtp/)











































