"Ini lucu ini soal penyadapan. Orang yang namanya disadap kan harusnya nggak sadar ya. Tapi ini malah teriak-teriak bilang, 'hei, kawanku ini loh disadap', padahal itu pencitraan supaya Jokowi dibilang teraniaya," ujar Ruhut di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (26/2/2014).
Ruhut kembali membandingkan dengan penyadapan terhadap Presiden SBY. Penyadapan terhadap Presiden SBY tak diumumkan sendiri, melainkan diketahui publik dari pihak luar, yaitu Edward Snowden. Namun apa yang dilakukan PDIP justru dimunculkan oleh elite PDIP sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ruhut memandang isu penyadapan sebagai pengalihan isu. Menurut dia saat itu bertepatan dengan kegiatan Presiden mengunjungi korban bencana.
"Jadi begini, Pak SBY itu keliling daerah meninjau bencana. Nah polling tertinggi kan PDIP, dia sengaja munculkan isu supaya PDIP dilirik lagi," pungkas dia.
(bag/tor)











































