Diduga Telantarkan Anak Panti, Pemilik Panti Asuhan Samuel Diperiksa Senin

Diduga Telantarkan Anak Panti, Pemilik Panti Asuhan Samuel Diperiksa Senin

- detikNews
Rabu, 26 Feb 2014 11:44 WIB
Jakarta - Penyidik Subdit Remaja, Anak dan Wanita (Renakta) menjadwalkan pemeriksaan terhadap pemilik Panti Asuhan Samuel atas dugaan penelantaran anak-anak panti. Sang pemilik, Chemy Watulingan SH alias Samuel akan diperiksa Senin, 3 Maret 2014.

"Untuk terlapor (Samuel) dan istrinya serta pembantunya akan diperiksa Senin depan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto melalui pesan singkat kepada detikcom, Rabu (26/2/2014).

Rikwanto mengatakan, ketiganya diperiksa terkait dugaan Pasal 77 dan 80 Undang-Undang Perlindungan Anak No 23 Tahun 2002.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasus ini dilaporkan oleh LBH Mawar Saron ke Bareskrim Polri tanggal 10 Februari 2014 lalu. Kasus tersebut kemudian dilimpahkan ke Unit PPA Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya, 16 Februari 2014 lalu.

Total ada 37 anak yang ditampung di panti asuhan tersebut. Rata-rata, anak-anak tersebut dirawat di panti tersebut sejak masih bayi. Para anak ini bahkan tidak mengetahui siapa orangtua kandungnya.

Gading Satria Nainggolan pengacara dari LBH Mawar Saron mengatakan, pemilik tidak merawat anak-anak panti asuhan dengan baik. Anak-anak di panti asuhan tersebut tidak mendapatkan asupan gizi yang baik.

"Setiap hari makannya mi instan. Bahkan bayi pun diberi makan mi instan," kata Gading, Senin (24/2) lalu.

Pihak Komnas Perlindungan Anak (PA) sendiri telah mengevakuasi anak-anak panti asuhan, menyusul adanya laporan tersebut. Saat dievakuasi, ada dua balita, satu di antaranya bayi berusia 3 bulan dalam kondisi sakit demam tinggi. Bayi dan balita tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dirawat.

Sementara itu, beberapa hari sebelum adanya evakuasi, ada satu orang bayi yang meninggal di panti asuhan tersebut. Belum diketahui penyebab kematian bayi tersebut, namun pemilik kepada pihak Komnas PA saat itu, mengaku bahwa bayi tersebut meninggal karena sakit.

(/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini