"Kampanye PKB bertuliskan Prof. Rhoma menyesatkan. Apa yang digunakan PKB dengan menuliskan 'Prof.' pada nama Rhoma Irama menurut saya tidak mendidik dan menyesatkan," ujar dosen komunikasi politik Universitas Mercu Buana (UMB), Heri Budianto, kepada detikcom, Rabu (26/2/2014).
Sebab menurut Direktur Political Communication Institute UMB ini, 'Prof' adalah singkatan dari Profesor yang merupakan gelar tertinggi dan sangat terhormat dalam bidang akademis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebaiknya pola-pola komunikasi untuk kampanye menggunakan cara-cara elegan karena publik juga perlu dididik. Jangan partai politik justru menyesatkan masyarakat dengan menambah embel-embel yang justru menjadi polemik," tutup Heri.
(rmd/asp)











































