Regenerasi, Mega Dimungkinkan Jadi Ketua Penasihat PDIP

Regenerasi, Mega Dimungkinkan Jadi Ketua Penasihat PDIP

- detikNews
Senin, 06 Des 2004 14:33 WIB
Jakarta - Megawati belum tentu maju kembali sebagai calon ketua umum PDIP periode 2005-2010. Bahkan, Mega juga menekankan perlunya suksesi. Karena itu, dalam kongres PDIP 2005 mendatang, Mega dimungkinkan dijadikan seperti posisi Gus Dur dalam PKB. Hal ini disampaikan anggota Steering Committee (SC) Kongres PDIP 2005 Alexander Litaay kepada wartawan di gedung DPR, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Senin (6/12/2004). Alex ditanya mengenai keinginan Mega bahwa PDIP perlu regenerasi. Alex membenarkan bahwa Megawati menginginkan regenerasi dan belum tentu maju sebagai calon ketua umum PDIP periode selanjutnya. "Kalau ada pemikiran regenerasi PDIP, itu bisa niat Mega sendiri maupun desakan dari bawah atau massa. Harus dilihat apakah bisa terealisasi dan menguntungkan partai atau tidak," kata dia. Meski begitu, kata Alex, pihaknya sebagai SC sudah membuat rancangan dalam upaya regenerasi itu. "Saya sebagai anggota SC sudah membuat rancangan, agar upaya regenerasi ini terakomodasi dalam struktur. Ini berarti AD/ART harus direvisi," kata mantan sekjen DPP PDIP ini. Salah satu alternatif yang dibuat SC, lanjut Alex, nantinya Mega akan diposisikan seperti Gus Dur di PKB. "Jadi, nanti Mbak Mega lebih sebagai dewan pertimbangan atau pengarah, bukan ketua umum," ungkapnya.Rancangan ini didasarkan bahwa Megawati sudah menjabat ketua umum PDIP selama dua periode. "Kalau Mbak Mega sampai menjadi tiga periode, dikhawatirkan akan ada reaksi dari masyarakat. Kalau konsep ini diterima, bagus. Saya rasa akan menguntungkan Mega dan PDIP," ungkapnya. Bila nanti Mega langsung dikeluarkan dari pengurus DPP, menurut Alex, hal itu akan sulit. "Kalau Mbak Mega langsung diexit dari pengurus partai juga susah. Karena harus diakui PDIP besar juga karena Mega. Tapi, perkembangan jalan terus, kita tidak mau Mega mengalami degradasi kepercayaan. Tapi, semua nanti diserahkan kepada kongres lagi," ungkapnya. Alternarif lain, kata Alex, mungkin Mega akan dijadikan wakil ketua umum, pengurus harian dan atau jabatan lain. Namun, menurut dia, hal ini masih rancangan. (asy/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini