Gus Dur Deklarasikan NU Tandingan Setelah 15 Desember

Gus Dur Deklarasikan NU Tandingan Setelah 15 Desember

- detikNews
Senin, 06 Des 2004 14:02 WIB
Jakarta - Buntut terpilihnya Hasyim Muzadi menjadi Ketua Umum PBNU, Gus Dur akan mendeklarasikan NU tandingan setelah 15 Desember 2004. Struktur kepengurusannya masih dibahas. Demikian disampaikan Gus Dur usai menghadiri seminar di Hotel Hilton, Jakarta, Senin (6/12/2004)."Nantilah, setelah tanggal 15 Desember baru akan diumumkan. Sekarang ini kumpul-kumpul dulu dalam tahap ngerembuk. Struktur kepengurusan lihat saja nanti, belum dibicarakan," kata Gus Dur.Gus Dur optimistik munculnya NU tandingan tidak akan memecah belah umat."Nggak ada, umatnya ikut sini kok karena di sana nggak ada orangnya. Nggak usah khawatir, nggak bakal lama paling tidak tiga tahun," ungkap dia.Menurut Gus Dur, NU tandingan akan diisi orang-orang yang bersih."Kita mencari orang yang bersih. NU-nya itu kotor sekarang. Ambil contoh kemarin, ribut karena orangnya Hasyim ngomong bahwa Hasyim dan saya bakal ketemu di PBNU. Orang saya tidak dikasih tahu kok kebohongan seperti itu yang susah.Saya sudah punya janji jadi saya telepon saja tidak mau datang," paparnya.Apa benar besok akan ke pondok pesantren Buntet, Cirebon bersama kiai sepuh lainnya?"Ya, saya disuruh datang, ya saya datang. Saya belum tahu kiai-kiai siapa saja yang akan datang," ujarnya.Ketika ditanya mengenai pendukung NU tandingan, Gus Dur yakin 95 persen warga NU mendukungnya. "Sebanyak 95 persen pendukung ikut saya. Mereka bukan mendukung saya tetapi kiai sepuh. Kalau saya, siapa sih yang mendukung," kata dia.Dalam kesempatan itu, Gus Dur menolak tawaran Ketua Rois Am PBNU Sahal Mahfudz untuk menjabat posisi wakil ketua."Saya tidak mau, pokoknya PBNU harus bersih. Kalau masih banyak penipu, nggak mau," demikian Gus Dur. (aan/)


Berita Terkait