Berdesakan di Commuter Line, Petugas Cleaning Service Pingsan

Berdesakan di Commuter Line, Petugas Cleaning Service Pingsan

Rachmadin Ismail - detikNews
Selasa, 25 Feb 2014 10:42 WIB
Berdesakan di Commuter Line, Petugas Cleaning Service Pingsan
Foto: Prasetyo/pasangmata
Jakarta -

Commuter Line dari Bekasi menuju Jatinegara pagi tadi mengalami gangguan. Sejumlah perjalanan pun tertahan. Penumpang berdesakan dan banyak yang tak tahan. Bahkan, seorang petugas cleaning service kereta pingsan.

Kejadian ini berlangsung pada pukul 07.30 WIB di Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (25/2/2014). Seorang penumpang bernama Prasetyo menceritakan peristiwa tersebut lewat pasangmata.com.

"Ini cleaning service yang biasa nyapu dan mondar mandir di kereta. Begitu penumpang agak berkurang, biasanya mereka nyapu atau gimana. Tadi dia ada di tengah-tengah gerbong," ujar Prasetyo saat dihubungi via telepon.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah, kereta tersebut pagi tadi penuh sesak. Sang petugas yang masih muda itu pun 'terjepit' di antara ratusan manusia di dalam gerbong. Kereta yang tertahan lama karena gangguan sinyal di beberapa tempat semakin menambah penderitaan penumpang, termasuk petugas laki-laki tersebut.

"Pas berhenti di Jatinegara, penumpang pada teriak ada yang pingsan-pingsan. Dia pingsan di dalam kereta," terangnya.

Sadar ada orang pingsan, para penumpang berusaha mengevakuasi petugas tersebut. Namun rupanya hal itu tidak mudah. Menurut Prasetyo, sebagian orang di dekat pintu kereta memilih diam karena takut tak bisa naik lagi karena kepadatan kereta. Upaya evakuasi pun memakan waktu hingga 10 menit.

"Akhirnya petugas yang meringsek masuk, terus dia dibawa pakai tandu," ceritanya.

Kepadatan penumpang dan lamanya perjalanan pagi tadi memang luar biasa. Prasetyo yang biasa berangkat dari Bekasi pukul 06.55 WIB dan tiba di Stasiun Kota pukul 08.00 WIB harus terlambat sekitar satu jam gara-gara gangguan tersebut. Menurutnya, kereta sempat berhenti lama di Stasiun Jatinegara, Cipinang dan Klender.

"Saya berharap ditambah jadwal perjalanannya lagi dan kalau ada kerusakan sediakan alat standby, biar nggak lama benerinnya," ucapnya.

(mad/nwk)


Berita Terkait