Kontras Khawatir Pengusutan Kasus Munir Tak Sampai Tuntas

Kontras Khawatir Pengusutan Kasus Munir Tak Sampai Tuntas

- detikNews
Senin, 06 Des 2004 13:35 WIB
Jakarta - Kontras khawatir pengusutan kasus Munir oleh polisi akan berbenturan dengan kendala politik yang berat sehingga hanya akan menemukan pelaku di level lapangan. Karena itu, Kontras mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) segera merespons usulan pembentukan tim kepresidenan."Kita berharap presiden segera merespons usulan kami tentang pembentukan tim kepresidenan yang akan memback-up melalui koordinasi di bawah presiden langsung terhadap pengusutan kasus Munir yang dilakukan polisi," ujar Koordinator Kontras Usman Hamid di Hotel Sofyan, Cikini, Jakarta, Senin (6/12/2004). Menurut Usman, tim kepresidenan sebaiknya diisi figur yang kredibilitasnya terpercaya di mata masyarakat. Ia mencontohkan Ketua PP Muhammadiyah Syafi'i Ma'arif, mantan Sekjen Komnas HAM Asmara Nababan, Shinta Nuriah dan mantan Direktur YLBHI Bambang Widjajanto. Usman menambahkan pihaknya bersama Imparsial telah mengajukan 5 nama untuk menjadi anggota tim itu. Anggota dalam tim itu, menurut Usman, tidak perlu banyak orang karena tidak menangani teknis hukum tetapi hanya yang sifatnya dukungan politik terhadap proses pengusutan serta mengawal pengusutan pihak kepolisian. "Kita tidak optimis bila pengusutan tersebut hanya dibebankan kepada pihak kepolisian, pembunuhan ini bisa terungkap," katanya. (rif/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini