"Posisinya persis di depan pool Lorena. Jadi ada selisih tinggi sekitar 10 cm sepanjang setengah meter. Saat saya belok ke kanan, ban motor saya slip dan terjatuh," kata salah satu pemotor yang terjatuh bernama Andry saat dihubungi detikcom, Senin (24/2/2014).
Tinggi jalur yang berbeda itu tampak seperti bekas galian dan betonisasi. Tak ada rambu lalu lintas yang memperingatkan para pengendara ketika melintasi titik ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andry menceritakan bahwa setelah motornya terjatuh dan ia mengalami luka lecet, dua pemotor di belakangnya juga ikut terjatuh. Kemudian tak lama disusul oleh 8 pemotor lainnya yang turut terjatuh akibat selisih tinggi jalan tersebut.
"Terakhir ada ibu-ibu luka di kaki, saya lihat seperti patah kaki. Dia langsung dilarikan ke rumah sakit pakai taksi. Tidak ada petugas sama sekali di sini," kata Andry.
Menurut Andry, para pengendara yang melintas memiliki kecepatan rata-rata 60 km/jam. Namun selisih tinggi jalur ini sulit dilihat ketika melaju, pemotor yang terjatuh pun hanya dibantu oleh warga sekitar dan sesama pengendara yang melintas.
"Total pengendara yang jatuh dalam 10 menit ada 15 motor," tutup Andry.
Andry menyampaikan hal ini melalui foto yang ia ambil di lokasi kejadian dan di-upload melalui pasangmata.com. Ia menyaksikan saat sedang membersihkan luka lecetnya, beberapa pengendara motor di belakangnya terjatuh.
(vid/tor)











































