Pemprov DKI Minta BPK Turun Tangan Periksa Pengadaan Bus TransJ Berkarat

Pemprov DKI Minta BPK Turun Tangan Periksa Pengadaan Bus TransJ Berkarat

Delia Arnindita Larasati - detikNews
Senin, 24 Feb 2014 20:53 WIB
Pemprov DKI Minta BPK Turun Tangan Periksa Pengadaan Bus TransJ Berkarat
Jakarta - Proyek pengadaan bus TransJakarta yang ternyata berkarat dan dicurigai dalam proses tendernya membuat Inspektorat Pemprov DKI bergerak. Tak tanggung-tanggung, Pemprov DKI meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) turun tangan.

"Tadi sudah tanda tangan Pak Gubernur DKI Joko Widodo untuk kirim surat ke BPK agar turun. Jadi BPK turun terus ada prosedur pemerintahan gitu," kata Wakil Gubernur DKI Basuki T Purnama di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (24/2/2014).

Pria yang akrab disapa Ahok itu menambahkan, hasil pemeriksaan BPK ini akan diserahkan kepada kejaksaan atau kepolisian untuk diselidiki lebih lanjut jika ada indikasi korupsi. "Kalau hasil temuan BPK diserahkan pada jaksa atau polisi," ujar Ahok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara terkait bus wisata bertingkat yang hari ini telah dioperasikan, Ahok menyatakan belum ada kejanggalan yang muncul. Hal ini berbeda dengan bus TransJakarta yang belum dioperasikan namun telah berkarat dan menjadi polemik tersebut.

"Kalau bus wisata nggak ada persoalan. Tapi saya mau cek juga," ujar mantan Bupati Belitung Timur ini.

Ketika ditanya terkait laporan Forum Masyarakat Jakarta (Fakta) yang mengadukan pengadaan tender TransJakarta ini ke KPK, Ahok tak menjawab secara lugas. Namun ia mengaku ada komunikasi yang dijalin antara Pemprov DKI dengan KPK.

"Banyak yang diobrolin, kapan mau nonton, kapan mau makan, BBM saja itu. Semua kan teman, jadi BBM saja," ujar Ahok sekenanya.

(vid/tor)


Berita Terkait