"Kami dari buruh Coca Cola hadir di sini sebagai rasa ketidakpuasan pekerja karena kami outsourcing sudah 5-18 tahun. Kami meminta management mengabulkan 4 tuntutan kami," kata koordinator aksi, Ratno, kepada detikcom di depan Wisma Pondok Indah, Jl. Sultan Iskandar Muda, Jaksel, Senin (24/2/2014).
Empat tuntutan tersebut adalah angkat semua pekerja outsourcing menjadi pekerja permanen, hapuskan sistem pekerjaan non core (penunjang), hentikan pengalihan pekerjaan ke pihak ketiga, dan berikan kenyamanan pekerjaan hingga pensiun. Para buruh ini berasal dari pabrik di Cibitung. Mereka sebelumnya telah melakukan aksi sejak 3 bulan lalu di pabriknya.
"Selama 3 bulan ini, kami melakukan aksi saat pagi dan malam, di luar aktivitas kerja kami. Namun sampai dengan detik ini belum ada itikad baik dari manajemen. Sudah pernah ada pertemuan tapi selalu deadlock," ujar Ratno.
Hingga pukul 14.15 WIB, para buruh masih berdemo sedangkan beberapa perwakilan sudah masuk ke Wisma Pondok Indah untuk ditemui oleh manajemen Coca Cola. Para buruh berkaos merah terus berorasi dan melakukan aksi teatrikal sambil mengangkat spanduk bertuliskan "Hapus Outsourcing di Coca Cola."
Arus lalu lintas di depan Wisma Pondok Indah agak tersendat karena pengendara memperlambat kendaraannya untuk menyaksikan aksi demo. Para buruh outsourcing dan permanen rencananya masih akan berdemo hingga pukul 17.00 WIB.
(gah/gah)











































