"Tahun ini proses percetakan dimulai di minggu kedua bulan Maret, lebih cepat dari tahun lalu. Untuk itu, diharapkan tidak ada masalah. Terutama bagi pemenang tender yang juga mengurusi percetakan pemilu," jelas M Nuh dalam konprensi pers yang dilakukan di Gedung A Kemendikbud, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (24/2/2014).
Nuh mengatakan, dalam perjanjian kontrak sudah dijelaskan jika para pemenang tender ini melakukan kesalahan akan ada sanksinya. "Ada perjanjian hukumnya dan ada di dalam kontraknya. Tapi saya tidak hafal isinya. Yang pasti jangan sampai terjadi kesalahan dan kita akan melakukan monitoring secara terus-menerus," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seluruh percetakan untuk pemilu itu sudah selesai. Jadi tanggal 27 (Maret) nanti sudah mulai pencetakan soal UN," jelas Justin.
Justin menambahkan, pihaknya menyanggupi pengadaan soal untuk UN 2014/2015 meski waktu yang bersamaan dengan pemilu. Dia berharap proses pengadaan soal berjalan lancar.
"Kita menyanggupi dan percetakan UN bisa dituntaskan," imbuh Justin.
(spt/rmd)











































