"Yang pasti maju didukung PDIP. Sebagai kader PDIP harusny kita bisa mawas diri, bisa menjaga ambisi dan emosi kita, menjalankan tugas kita dengan sebaik-baiknya," kata Puan kepada wartawan di Gedung DPR, Senayam, Jakarta, Senin (24/2/2014).
Puan menyarankan Risma menyelesaikan persoalan itu di internal PDIP. Tidak membawa persoalan ke luar. "Jangan kemudian memperkeruh suasana lari kanan kiri. Jadilah dirinya sndiri. Boleh saja kita berkeluh kesah, sebagai manusia biasa itu wajar, tapi akan lebih baik tidak memperkeruh suasana," sindirnya.
Puan akan bertanya langsung ke Risma terkait persoalan pemilihan Wawali Surabaya. Dia juga mengingatkan Risma agar setiap ada persoalan dibicarakan dulu di internal partai.
"Kita tanya saja nanti. Sebagai orang yang paham etika, mau masih tetap atau nggak sebaiknya Bu Risma ya kulonuwun. Sebagai orang jawa bisa kita pastikan, harusnya paham," ingatnya.
"Curhat ke sana kemari, apa benar itu curhat, jangan-jangan bertemu untuk bicara mengenai tugas-tugas dan kewajibannya," pungkasnya.
(van/mad)











































