Bahkan menurut sumber majalah detik, alat tersebut juga dipasang di mesin penyejuk udara, jaringan telepon dan internet serta lampu penerangan dekat halaman rumah dinas Jokowi di Taman Suropati 7, Menteng, Jakarta Pusat.
Berikut rupa alat sadap Jokowi seperti dirangkum detikcom, Senin (24/2/2014):
|
|
1. Berupa Alat Tulis
|
|
"Kalau untuk detailnya saya tidak bisa sebutkan karena saya memang kurang tahu. Takutnya nanti malah asbun (asal bunyi) terus interpretasinya jadi yang aneh-aneh," tutur Arif di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2014).
1. Berupa Alat Tulis
|
|
"Kalau untuk detailnya saya tidak bisa sebutkan karena saya memang kurang tahu. Takutnya nanti malah asbun (asal bunyi) terus interpretasinya jadi yang aneh-aneh," tutur Arif di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2014).
2. Harganya Rp 1-2 Ribu
|
|
"Kayak gitu itu harga Rp 1.000-2.000 ya dapat," kata Jokowi di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2014).
2. Harganya Rp 1-2 Ribu
|
|
"Kayak gitu itu harga Rp 1.000-2.000 ya dapat," kata Jokowi di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2014).
3. Banyak di Glodok
|
|
"Sudah kuno itu alat sadapnya. Mungkin kalian juga punya," kata Arif di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2014).
Alat sadap itu ditemukan pada Desember 2013. Jokowi tidak ingin membesar-besarkan temuan itu sehingga tidak melaporkan ke polisi. Sebab Jokowi hanya membahas hal-hal ringan seperti sate kambing dan ikan bakar.
3. Banyak di Glodok
|
|
"Sudah kuno itu alat sadapnya. Mungkin kalian juga punya," kata Arif di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2014).
Alat sadap itu ditemukan pada Desember 2013. Jokowi tidak ingin membesar-besarkan temuan itu sehingga tidak melaporkan ke polisi. Sebab Jokowi hanya membahas hal-hal ringan seperti sate kambing dan ikan bakar.
4. Kuno
|
|
Menurut Heru, alat sadap tersebut era 10 tahun lalu. "Cemen-lah. Di Glodok banyak," kata Heru kepada majalah detik.
4. Kuno
|
|
Menurut Heru, alat sadap tersebut era 10 tahun lalu. "Cemen-lah. Di Glodok banyak," kata Heru kepada majalah detik.
5. Pemasangnya Perlu Belajar Lagi
|
|
Namun jika yang ditemukan adalah alat sadap seperti yang disebutkan Jokowi maka itu adalah alat yang sudah ketinggalan zaman. Apalagi jika sampai ketahuan maka pemasangnya harus belajar lagi.
"Sekarang banyak alat sadap yang tidak harus ditempatkan di ruangan itu. Ada yang bentuknya seperti boom mikrofon atau senapan, yang ditempatkan di seberang gedung dan bisa nembus kaca. Kalau ada di situ (di ruangan yang sama -red), ya sudah teknologi lama. Apalagi kalau bisa ditemukan oleh yang disadap, ya harus belajar lagi tuh pemasangnya," ujar Roy kepada wartawan di Solo, Jumat (21/2/2014).
5. Pemasangnya Perlu Belajar Lagi
|
|
Namun jika yang ditemukan adalah alat sadap seperti yang disebutkan Jokowi maka itu adalah alat yang sudah ketinggalan zaman. Apalagi jika sampai ketahuan maka pemasangnya harus belajar lagi.
"Sekarang banyak alat sadap yang tidak harus ditempatkan di ruangan itu. Ada yang bentuknya seperti boom mikrofon atau senapan, yang ditempatkan di seberang gedung dan bisa nembus kaca. Kalau ada di situ (di ruangan yang sama -red), ya sudah teknologi lama. Apalagi kalau bisa ditemukan oleh yang disadap, ya harus belajar lagi tuh pemasangnya," ujar Roy kepada wartawan di Solo, Jumat (21/2/2014).
Halaman 2 dari 12











































