Wartawan Yogya Kecam Aksi Teror di Rumah Jurnalis Radar Jogja

Wartawan Yogya Kecam Aksi Teror di Rumah Jurnalis Radar Jogja

- detikNews
Senin, 24 Feb 2014 11:49 WIB
Wartawan Yogya Kecam Aksi Teror di Rumah Jurnalis Radar Jogja
Rumah jurnalis Radar Jogja, Frietqi Suryawan yang dilempar molotov oleh orang tak dikenal.
Yogyakarta - Wartawan Yogyakarta mengecam aksi teror pelemparan bom molotov di rumah Frietqi Suryawan, wartawan Harian Radar Jogja yang bertugas di wilayah Magelang, Jawa Tengah. Mereka menuntut agar kasus ini diusut tuntas hingga aktor di balik aksi teror tersebut terungkap.

"Kami meminta polisi setempat yakni Polresta Magelang harus mengusut tuntas siapa pelakunya. Jangan ulangi kasus Udin. Bukan hanya pelakunya saja tapi juga otak di balik pelemparan juga harus ditangkap karena sudah mencederai demokrasi," ungkap Ibnu Taufik, Ketua Solidaritas Wartawan Anti Kekerasan (SOWAK) Yogyakarta kepada detikcom, Senin (24/2/2014).

Dia menyerukan agar dihentikan segala bentuk intimidasi ke wartawan apapun alasannya. Ancaman teror ataupun intimidasi bukan solusi. Bila ada masalah sengketa pemberitaan, ada prosedur dan mekanisme yang bisa dilakukan yakni hak jawab.

"Kami juga kembali mengingatkan wartawan untuk tetap berpegang pada kaidah dan kode etik jurnalistik yang benar," katanya.

Sementara itu Persatuan wartawan Indonesia (PWI) Yogyakarta, Hudono menegaskan PWI Yogyakarta mengutuk keras aksi anarkis terhadap wartawan. Hentikan kekerasan terhadap wartawan. Wartawan bekerja dilidungi undang-undang.

"Molotov takkan mampu membungkam wartawan. Polisi harus tangkap pelempar molotov, tak boleh ada upaya damai, karena ini murni kriminal. Pelaku harus dituntut berlapis, KUHP, UU Pers, UU Darurat No 12/1951 tentang bahan peledak," tegas Hudono.

Aksi teror dengan melempar molotov ke rumah pria yang akrab disapa Demang ini terjadi di Jagoan No 3, Kelurahan Jurangombo Utara, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang sekitar pukul 02.00 WIB dini hari tadi.

Molotov yang dilempar ada 3 buah. Dua molotov dilempar ke arah teras rumah dan satu lagi ke garasi mobil .

Dua molotov membakar kursi dan jendela namun berhasil dipadamkan. Sedangkan yang ke arah garasi mobil tidak meledak.


(bgs/rmd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads