"Ketua Umum PDIP Megawati memiliki hak untuk menentukan siapa paket yang diusung dalam Pilpres 2014. Kami menunggu paket yang akan diajukan. Kami percaya bahwa ketua umum pasti akan mengajukan calon terbaik bagi bangsa," ujar Budi Arie Setiadi, Koordinator Nasional PDIP Projo, kepada detikcom, Senin (24/2/2014).
Gonjang-ganjing masalah Risma di Surabaya menjadi pelajaran penting bagi PDIP dalam menetapkan paket dalam Pilpres 2014. "Pelajaran dari kasus Risma, sebaiknya tetap melibatkan Jokowi, dalam menetapkan siapa wapresnya. Roda pemerintahan harus berjalan efektif. Presiden dan wapres harus solid. Jangan 'Risma-kan' Jokowi," tambah mantan kepala Balitbang PDIP DKI ini.
Mengenai nama-nama pendamping Jokowi yang mencuat, menurut Budi, sebaiknya melihat respons masyarakat. Beberapa nama yang muncul antara lain mantan Wapres Jusuf Kalla dan CEO CT Corp Chairul Tanjung.
"Dalam pemilihan presiden secara langsung, rakyatlah yang menjadi penentu kemenangan. Regenerasi harusnya dilakukan secara menyeluruh. Saatnya era kepemimpinan muda dimulai, " pungkas mantan aktivis UI 98 ini.
(van/nrl)











































