Tebalnya kabut asap di Medan ini sebagai imbas dari bertambahnya jumlah titik api di sejumlah kawasan. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan mencatat, terdapat 1.404 titik api di Pulau Sumatera. Akibat kabut asap ini, jarak pandang hanya sekitar 1,6 kilometer.
βTitik api meningkat dibanding minggu lalu,β kata Endah, petugas BMKG I Medan kepada wartawan, Senin (24/2/2014).
Akibat kabut asap ini matahari tidak terlihat jelas. Pagi hari tadi, matahari terlihat lebih merah karena terhalang kabut asap.
Namun kondisi kabut asap ini belum berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat. Warga tetap keluar rumah seperti biasa, tidak terlihat ada yang menggunakan masker. Sejauh ini belum ada imbauan pemerintah kota untuk menggunakan masker.
Selain Medan, sejumlah kabupaten dan kota yang lain juga terkena efek kabut asap ini. Antara lain Deli Serdang, Binjai, Serdang Bedagai dan Batubara.
(rul/rmd)











































