Kepala Pos Lalu Lintas (Kapos Lantas) Bangun, Aiptu Pangihutan Sirait menjelaskan, dari olah tempat kejadian perkara (TKP) diduga mobil pick up L 300 BK 9142 CC datang dari arah Perdagangan menuju Pematangsiantar. Diduga supir L 300 terlalu mengambil jalan ke kanan hingga menabrak korban yang saat itu membonceng anaknya dengan sepeda motor Yamaha Force 1 tanpa nomor polisi.
"Melihat kerusakan kedua kendaraan dan dari olah TKP, sopir pick up diduga terlalu ke kanan ketika di tikungan. Korban yang membonceng anaknya datang dari arah berlawanan," ujar Aiptu Pengihutan Sirait.
Akibatnya, korban yang tidak memakai helm tewas di tempat bersama anaknya dengan kondisi luka parah di kepala. Sementara setelah kejadian, sopir pick up melarikan diri.
"Kejadiannya sekitar pukul 19.30 WIB. Setelah menabrak sopir melarikan diri. Tapi di dalam mobil kita menemukan SIM yang diduga milik sopir," ucap Sirait.
Diuraikannya, korban merupakan sopir Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun. Dari penjelasan keluarga kepada Polisi, korban bersama anaknya baru pulang dari pesta di kampung halamannya di Desa Bukit Maraja. Korban akan pulang ke rumahnya di Desa Bah Biding, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi.
Polisi telah mengamankan kedua kendaraan di Polsek Bangun. Polisi juga tengah melakukan pengejaran terhadap sopir L 300 yang melarikan diri.
(kha/kha)











































