"Pesawat sudah take off pukul 17.15 WIB, membawa 9 penumpang kelas bisnis dan 132 penumpang kelas ekonomi," ujar Manajer Pemasaran dan Penjualan Garuda Indonesia Cabang Solo, Minggu (23/2/2014) sore.
Endy mengatakan, penundaan penerbangan dilakukan oleh pilot Hedri Yanuar Rizki karena lampu indikator take off tiba-tiba menyala ketika akan melakukan take off pukul 14.10 WIB tadi.
"Sesuai SOP, pilot harus return to gate. Setelah dilakukan pengecekan ternyata tidak ada kerusakan. Langkah pilot menunda penerbangan ini mendapat apresiasi baik dari penumpang. Kami juga sudah meminta maaf kepada penumpang atas kekurangnyamanan yang terjadi," kata Endy.
Sebelumnya pihak Bandara Adi Soemarmo menyebut bahwa penundaan penerbangan terjadi akibat problem teknis terkait AC.
(mbr/nrl)











































