"Ini karena PAN dinilai paling terbuka di antara parpol Islam lain. PAN lebih nasionalis dan fleksibel," kata Direktur Political Communication Institute (PolcoMM) Heri Budianto yang memaparkan surveinya ini, di Hotel Whizz, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Minggu (28/2/2014).
Menyusul setelah PAN, ada PPP, PKB, PKS, dan PBB. PPP Dinilai sebagai partai yang paling berpengalaman, paling akomodatif, dan merupakan partai Islam tertua diantara yang lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut adalah peringkat parpol-parpol Islam tersebut.
1. PAN 9,7 %
2. PPP 9,2 %
3. PKB 6,4 %
4. PKS 4,7 %
5. PBB 4,4 %
Tidak menjawab 65,6 %
"Insya Allah ini valid," kata Ketua DPP PAN Muhammad Najib menanggapi keunggulan partainya.
Namun demikian, jumlah responden yang tidak menjawab dirasa terlalu besar, yaitu 65 %. Ini disoroti oleh pengamat komunikasi politik UIN Jakarta sekaligus Direktur Eksekutif The Political Literacy Institute, Gun Gun Heryanto.
"Tapi undecided voternya tinggi, yaitu 65,6 %. Sebenarnya partai Islam itu terus mengalami penurunan dari Pemilu 1955 hingga 2009," tanggap Gun Gun.
(dnu/van)











































