Ratusan calon penumpang kereta Tegal Arum jurusan Jakarta-Tegal sempat menunggu lama selama sekitar 6 jam, sebelum mereka akhirnya diberangkatkan. PT KAI meminta maaf atas keterlambatan tersebut.
"Kami mohon maaf atas keterlambatan akibat ada truk BBM yang slip di rel," kata Kepala Humas PT KAI Daops I Jakarta, Agus Komarudin kepada detikcom, Sabtu (22/2/2014)
Menurut Agus, kereta Tegal Arum yang hendak masuk ke stasiun kota tertahan oleh truk pengangkut BBM yang slip direl dan mengalami pecah ban. Lokasi ini berada sekitar 300 meter dari Stasiun Kota.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus membantah ada kericuhan, menurutnya hanya komplain dari calon penumpang yang menunggu lama. Pihaknya telah memberi penjelasan dan sebagian besar memahami, namun ada juga yang memutuskan batal.
"Sebenarnya tidak ricuh, hanya ada komplain terkait keterlambatan. Kami sudah berikan kompensasi ada roti aqua atas keterlambatan, bagi yang membatalkan kami kembalikan 100 persen," tuturnya.
"Ada 102 orang yang membatalkan, jumlah penumpang seluruhnya sekitar 800 orang," ucap Agus.
Sebelumnya, melalui pasangmata.com 2 orang penumpang mengeluhkan tentang keterlambatan kereta Tegal Arum di Stasiun Kota. Dalam foto dan video yang dikirim, beberapa penumpang tampak ricuh di salahsatu ruang stasiun.
Kereta Tegal Arum dalam tiket mereka harusnya berangkat pukul 16.15 WIB, tapi hingga pukul 21.00 WIB mereka juga diberangkatkan. Setelah menunggu akhirnya mereka diberangkatkan pukul 21.40 WIB. (/rvk)











































