"Belum ada putusan resmi. Tunggu saja momen yang tepat," kata Arief saat dikonfirmasi mengenai kabar tersebut, Jumat (21/2/2014).
Menurut Arief, saat ini PDIP sedang fokus menyusun Konsepsi Pembangunan Semesta Berencana sebagai pegangan bagi capres nantinya. Partai berlambang banteng ini juga gencar melakukan komunikasi politik untuk menjalin koalisi.
"Kita sedang persiapkan banyak orang, komunikasi politik tentunya. Nanti kita koalisi ideologis, kita siapkan kabinet bayangan. Termasuk siapkan siapa capres dan cawapres," ujar pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Bapillu PDIP ini.
Arief belum bersedia membocorkan kapan pengumuman akan dilakukan. Anggota Komisi II DPR juga tak berani memperkirakan skenario-skenario politik bila capres PDIP sudah terpilih nantinya.
"Untuk rakyat harus ada kepastian," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa Elite PDIP yakin Jokowi sudah pasti jadi capres PDIP. Elite tersebut membocorkan informasi terkini itu ke kalangan PDIP Pro Jokowi (Projo) yang selama ini mendesak Mega lekas mendeklarasikan pencapresan Jokowi.
"Jokowi sudah pasti jadi capres PDIP. Sudah final," kata Koordinator Nasional PDIP Projo, Budi Arie Setiadi, menuturkan isu terakhir yang berkembang terkait capres PDIP, dalam siaran pers, Jumat (21/2).
Informasi itu diperoleh dari ring 1 PDIP alias orang terdekat Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Kini, menurut Budi, saat ini isu bergeser ke siapa cawapres pendamping Jokowi.
"Diskusi-diskusi tinggal menunggu waktu yang tepat dan cawapres yang mumpuni untuk Jokowi," kata Budi.
(van/van)











































