"Saya pikir bagus untuk ditunda, kenapa tidak ya. Tidak ada yang perlu seakan-akan kita akan kehilangan semuanya jika tidak menyelesaikan RUU menjadi UU," ujar Ketua Umum NasDem Surya Paloh di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2014).
Menurut Surya, polemik RUU KUHP telah menyerap energi yang besar sehingga DPR dan pemerintah lupa masih banyak masalah yang lebih penting.
"Jadi untuk apa ada RUU kalau memang menimbulkan kontroversi baru," ucapnya.
Dirinya menyarankan pembahasan RUU KUHAP sebaiknya ditunda hingga terbentuk pemerintahan baru dan wajah-wajah baru yang duduk di legislatif.
"Masih banyak urgensi yang lain," kata Surya.
(fiq/rmd)











































