"Saya baru sadar kehilangan pas mau mengisi angin di pom bensin," tutur Wawan yang bekerja sebagai programer di salah satu perusahaan IT di Jakarta, Jumat (21/2/2014).
Wawan menuturkan, sekitar pukul 09.30 WIB dia berangkat dari rumahnya di kawasan Rawalumbu, Bekasi Timur. 15 Menit berjalan, tiba-tiba ada seorang pemotor memberi tahu bahwa ban belakang mobil Xenia miliknya kempes.
"Saya kemudian meminggirkan mobil di tepi jalan di kawasan Cipendawa. Saya mengganti ban mobil belakang sebelah kiri," imbuh dia.
Wawan mengganti ban mobil sekitar 30 menit. Saat itu semua pintu mobil tak dikunci. Suasana di sekitar lokasi sepi. Laptop dan tablet dia taruh di dalam tas dan diletakkan di bagian tengah mobil.
"Setelah mengganti ban dengan ban serep lalu saya ke pom bensin untuk mengisi angin. Tapi pas turun dari mobil baru sadar, tas hilang," terangnya.
Wawan tak tahu siapa yang mengambil laptop dan tablet miliknya. Saat mengganti ban mobil sama sekali tak ada orang yang dia lihat mendekat.
"Di daerah situ emang rawan, yaah sekarang cuma bisa lapor polisi bikin surat kehilangan," tutup Wawan pasrah.
(ndr/gah)











































