"Ada juga pembantu datang ke sana ngaku nggak hamil, ternyata beberapa bulan hamil, kemudian melahirkan operasi sesar, bahkan biayanya Rp 10 juta dibayarkan ibu MS," kata juru bicara keluarga Ny M, Victor Ngadapdap kepada wartawan di Hotel Mirah, Bogor, Kamis (20/2/2014) malam.
Menurut Victor, tidak ada penyekapan pembantu seperti yang dilaporkan Yuliana ke polisi. Dia mengatakan pembantu yang melahirkan itu bisa saja kabur pascamelahirkan bila memang merasa telah disekap.
"Logikanya penyekapan itu tidak ada. Kalau memang ada, kenapa nggak kabur dia, di mana penyekapannya," katanya.
Tidak hanya itu, Victor juga mengklaim, Ny M juga membantu perawatan Agus, salah satu pembantu yang pernah dibacok oleh pembantu Ny M yang lain. Saat itu, Agus bertengkar dengan pelaku berinisial L sehingga ia mengalami luka bacok.
"Agus itu tangannya patah sekarang. Dulu dia dibacok mau dibunuh dan mau dimutilasi karena pelakunya siapkan karung," imbuhnya.
Agus dikejar oleh L hingga ke depan rumah dalam keadaan bersimbah darah. Selanjutnya L melarikan diri dari rumah Ny M di Perum Duta Kencana, Jl Danau Matana, Bogor Tengah, Kota Bogor.
"Nah bisa jadi dia kabur dari rumah itu karena dia memang mau membunuh. Jadi tidak ada yang kabur. Kalau memang merasa disekap, kenapa nggak kabur," jelasnya.
(mei/trq)











































