SBY Puji TB Silalahi Soal Jasanya di Enrekang Sulsel

SBY Puji TB Silalahi Soal Jasanya di Enrekang Sulsel

Mega Putra Ratya - detikNews
Kamis, 20 Feb 2014 14:56 WIB
SBY Puji TB Silalahi Soal Jasanya di Enrekang Sulsel
Jakarta - Presiden SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono berkunjung ke Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Ternyata, Presiden SBY menjadi Presiden pertama yang berkunjung ke kabupaten tersebut.

Tiba di Enrekang, Presiden SBY disambut Bupati Muslimin Bando, lalu langsung menuju Masjid Darussalam dan Sekolah Dasar Negeri (SDN) No 140. Dua bangunan tersebut saling berhadapan. Keduanya dibangun oleh TNI AD melalui program ABRI Masuk Desa di masa lalu.

Tiopan Bernhard (TB) Silalahi mendampingi Presiden SBY selama meninjau dua lokasi tersebut. TB Silalahi sendiri pernah menjadi Wakil Komandan Kompi dengan pangkat Letnan Dua pada operasi Keamanan Dalam Negeri (Kamdagri) untuk menumpas DI/TII Kahar Muzakar, sekitar tahun 1962-1965.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena jasanya, bekas markas pasukan TB Silalahi kemudian dijadikan Baruga atau Pendopo dengan nama 'Baruga Pak Letnan'. Di Baruga yang berjarak sekitar 100 meter dari Masjid Darussalam inilah Presiden SBY melakukan silaturahmi dengan tokoh masyarakat setempat dan para perwira TNI-AD dari Kodam VII/Wirabuana.

TB Silalahi sempat bercerita soal bagaimana dirinya menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar saat dirinya bertugas ketika itu. Menurutnya, pertempuran dengan DI/TII sesungguhnya adalah pertempuran merebut hati rakyat.

Presiden SBY mengapresiasi apa yang dilakukan TB Silalahi ketika itu. Menjalin hubungan baik dengan masyarakat adalah sesuatu yang penting.

"Saya mendapatkan penjelasan dari Pak TB Silalahi apa yang terjadi di tanah yang bersejarah ini, membangun masjid, sekolah, pendopo dan infrastuktur, dan itu sesuatu yang monumental saat itu," tutur SBY.

"Tapi bukan itu yang penting, melainkan menjalin ikatan hati antara TNI dengan rakyat. Dan itu cikal bakal dari banyak peristiwa di Indonesia. Waktu itu tahun 50-60 akhirnya melahirkan satu doktrin, penting yaitu kemanunggalan TNI untuk rakyat," lanjutnya.

SBY mengatakan banyak negara asing yang maju dan memiliki kekuatan alutsista yang canggih datang belajar kepada Indonesia. Kedatangan mereka tidak lain adalah belajar bagaimana TNI bisa menjalin hubungan baik dengan masyarakatnya.

"Kepada Pak TB Silalahi, atas nama negara dan pemerintah, dan pribadi saya ucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya," ungkapnya.

Presiden SBY setuju dengan usulan TB Silalahi untuk menandatangani prasasti Baruga atau Pendopo dengan nama 'Baruga Pak Letnan' untuk dijadikan salah satu tempat bersejarah di Indonesia.

"Kalau tempat ini dijadikan monumen bagus, silakan dipersiapkan dengan baik," tutupnya.

(ega/tor)


Berita Terkait