Korban Tewas Banjir di Blitar Ternyata 8 orang
Senin, 06 Des 2004 00:18 WIB
Jakarta - Korban tewas akibat banjir di Blitar, Jawa Timur ternyata berjumlah 8 orang. Sebelumnya diberitakan korban tewas banjir di Blitar sebanyak 9 orang.Data korban tersebut adalah data terakhir yang disampaikan Sekretaris Satkorlak Bencana Blitar, Wiyono Raharjo. Kepada detikcom, Minggu (5/12/2004) tengah malam, Wiyono mengatakan, data korban akibat bencana banjir menjadi 8 orang, karena satu korban, Mutharom (50) meninggal tewas bukan karena hanyut atau tertimbun tanah melainkan karena sakit."Saya sendiri belum mendapatkan kepastian penyakitnya apa, ada informasi bahwa korban tewas karena penyakit jantung yang dideritanya. Jadi harus dipisahkan dengan korban akibat banjir" jelas Ketua Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat, Pemda Blitar ini.Wiyono menguraikan data total korban tewas terakhir adalah 8 orang, 3 diantaranya dari Kecamatan Kademangan, yakni kakak beradik, Sutimah (73), Sutirah (70) dan Waris (80). "Kakak beradik ini terjebak dan keluarganya mungkin lupa atas keberadaannya" jelasnya saat dihubungi via telepon saat perjalanan pulang, setelah turut membantu warga desa Serang Kecamatan Panggung Rejo, membersihkan lumpur sisa bencana banjir lalu.Masih pada kecamatan yang sama, di desa Plumpung terdapat satu korban tewas yakni Mat Ali (35) dan seorang bayi dari desa Darungan bernama Nila (2) bulan. Sedangkan dari Kecamatan Sutojayan yaitu Paidi (70) dan Tumini (70). Korban lainnya bernama Bersih (60) dari desa Mojorejo kecamatan Wates, menurut Wiyono tewas karena tertimbun tanah longsor. "Untuk korban lainnya, sebagian besar disebabkan karena hanyut, akibat terkena arus banjir bandang yang cukup deras" paparnya. Wiyono menambahkan sampai saat ini tidak ada korban yang tidak dikenal, semua sudah teridentifikasi.
(mar/)











































