"Tentara yang mau jadi caleg silakan, kepala daerah silakan. Ini karena teori individualisme, kalau tidak terpilih mau balik lagi? Boleh tapi tidak pada posisi terakhir," kata Mantan Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) ini di Mabes AD, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2014).
Hendro hadir dalam acara 'Pemantapan Netralitas TNI AD Menghadapi Pemilu 2014'. Acara ini dihadiri juga oleh tiga kandidat capres yakni Endriartono Sutarto, Pramono Edhi Wibowo, dan Wiranto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Netralitas TNI khususnya TNI AD bagi Hendro berarti kemantapan atas dasar keadilan sosial. Juga memiliki arti berpihak kepada rakyat yang dirugikan oleh liberalisme.
"Menguntungkan pihak yang paling tidak beruntung itu adil, dan dalam suasana seperti ini siapa yang tidak beruntung? Rakyat Indonesia. Artinya rakyat yang Pancasilais ditarik terus ke arah individualisme dan liberal," ujar Hendro.
(vid/rmd)











































