Polisi Sita Pistol dan Ratusan Peluru dari Pria yang Sekap Pegawai Dimsum Festival

Polisi Sita Pistol dan Ratusan Peluru dari Pria yang Sekap Pegawai Dimsum Festival

- detikNews
Kamis, 20 Feb 2014 12:41 WIB
Jakarta - Herdi MP ditangkap aparat Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya karena menyekap seorang petugas valet di Dimsum Ferstival, Kemang, Jaksel. Saat digerebek polisi, ditemukan sepucuk senjata api di rumah tersangka di Puri Sriwedari, Cimanggis, Depok.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengungkapan tersebut.

"Betul. Tersangka masih diperiksa di Unit V," ujar Herry, Kamis (20/2/2014).

Selain senjata api jenis FN, polisi juga menemukan ratusan butir peluru tajam di rumah suami dari seorang anggota DPRD Lampung itu. Juga disita 3 unit telepon genggam milik tersangka.

Informasi yang dihimpun detikcom dari sumber di kepolisian, tersangka merupakan suami dari seorang anggota DPRD Lampung. Penyekapan terjadi pada Rabu, 19 Februari 2014 malam lalu.

Bermula ketika pelapor bernama Hamdan M Ali diminta datang ke rumah tersangka. Pelapor adalah pengelola restoran Dimsum Festival di Kemang. Saat itu, korban mengetahui tersangka tengah menahan Supriyono, yang merupakan pegawainya.

Selanjutnya, Hamdan dipaksa untuk menghubungi pemilik restoran, namun saat itu ditolaknya karena tidak memiliki kuasa untuk menghubungi pemilik restoran. Tersangka pun kemudian mengancam akan menembak Hamdan.

"Kejadiannya berlangsung hampir dua jam-an. Hamdan sama Supriyono itu ditahan di sana sama tersangka," kata sumber detikcom yang namanya tak mau disebut.

Beruntung, di saat yang bersamaan, datang seorang tukang sampah. Tersangka lalu mengambil tukang sampah tersebut. Saat itu, korban kemudian melarikan diri.

"Korban lalu melapor ke SPK Polda Metro dini hari tadi jam 00.00," imbuh sumber.

Mendapat laporan tersebut, Unit V Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya langsung menuju ke lokasi penyekapan. Polisi pun mengamankan tersangka dini hari tadi. Saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan penyidik.


(mei/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads