DPR Asal Sumut Dukung Pemindahan Bandara Polonia
Minggu, 05 Des 2004 17:56 WIB
Medan - Seluruh anggota DPRRI asal pemilihan Sumatera Utara akan berusaha keras agar pemindahan Bandara Polonia Medan segera terealisasikan. Pasalnya, kondisi bandara saat ini yang berada di tengah kota tidak sinergis dengan pembangunan kota."Kita akan berusaha merealisasikan pemindahan bendara, dengan meloby pemerintah pusat," kata anggota Komisi V DPR dari daerah pemilihan Sumatera Utara Hasrul Azwar kepada wartawan di Hotel Polonia, Jalan Jenderal Sudirman Medan, Minggu (5/11/2004). Hasrul yang sebelumnya menjadi Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, mengatakan biaya pembangunan yang mencapai Rp 4 triliun tak akan sanguup dibiayai APBN dan APBD. Maka cara satu-satunya jalan untuk merealisasikan dengan mendatangkan investor."Beberapa investor dari Libya dan Jepang sudah menyatakan ketertarikannya untuk bangun bandara. Tapi belum ada perkembangan yang menggembirakan," kata Hasrul.Salah satu Ketua DPP P3 ini mengatakan jika Bandara Polonia tetap di kota Medan, pembangunan gedung-gedung di kota Medan maksimal 45 meter. "Jika lebih dianggap mengganggu penerbangan," tambahnya.Sebenarnya pemindahan bandara sudah direncanakan sejak tahun 1997. Tanah seluas 1.365 ha sudah disiapkan di lokasi bakal bandara di Kwalanamu, Kabupaten Deli Serdang, 25 Km dari kota Medan. Rencana pembangunan fisik landasan pacu tahap I akan dilaksanakan oleh AP II sebagai pengelola bandara, sedangkan pembangunan terminal, areal parkir dan prasarana jalan sebagai akses menuju bandara akan dilaksanakan atas kerjasama antra AP II dan PT Citra Lamtorogung Persada.Pemindahn bandara Polonia sekarang ini dianggap mendesak. Dengan jumlah penumpang rata-rata di bandara bisa mencapai 15.000 orang per hari pada masa liburan. Dengan jumlah penerbangan antara 110-120 penerbangan,bahkan pada lebaran bisa mencapai 130 penerbangan.Saat ini panjang landasan pacu 2.000 meter dengan lebar 45 meter dengan konstruksi aspal dan dapat didarati Boing 747,Airbus 1-310 dan Boing 737-300
(jon/)











































