Ini Penjelasan BMKG Soal Kabut di Cikupa dan Tigaraksa

Ini Penjelasan BMKG Soal Kabut di Cikupa dan Tigaraksa

Nala Edwin - detikNews
Kamis, 20 Feb 2014 10:46 WIB
Ini Penjelasan BMKG Soal Kabut di Cikupa dan Tigaraksa
Foto: Fajar (pasangmata.com)
Jakarta - Kabut tebal sempat menyelimuti kawasan Cikupa dan Tigaraksa, Tangerang, pagi tadi. BMKG menjelaskan fenomena itu terjadi akibat asap kendaraan yang terperangkap karena tidak bisa keluar ke atmosfer atas dan bukan kabut yang berasal dari uap air.

"Biasanya kalau ada matahari nanti hilang dengan sendirinya," kata Kepala Sub Bidang Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Kukuh Ribudiyanto kepada detikcom, Kamis (20/2/2014).

Kukuh mengatakan, asap kendaraan terperangkap karena kelembaban yang cukup tinggi di bagian bawah atmosfer. Setelah matahari bersinar maka suhu akan naik dan asap-asap ini bisa terlepas ke atmosfer.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kabut bahannya dari air, sedangkan ini dari asap," katanya.

Warga Cikupa dan Tigaraksa melihat adanya kabut yang cukup tebal menyelimuti kawasan ini sekitar pukul 06.30 WIB. Namun setelah matahari muncul pada pukul 07.30 WIB kabut ini mulai hilang.

(nal/nrl)


Berita Terkait