Rachma: SBY Belum Ada Keberanian Moral Berantas KKN
Minggu, 05 Des 2004 01:18 WIB
Jakarta - Rachmawati Soekarnoputri menilai pemerintahan SBY belum memiliki keberanian moral untuk memberantas KKN. Dia berharap SBY menepati janji kampanyenya."Pemerintahan SBY belum ada keberanian moral untuk memberantas KKN. Tapi kita akan melihat dalam 100 hari ini, apakah janji yang diucapkan dalam kampanye akan dilaksanakan atau tidak."Demikian tukas putri presiden pertama Indonesia itu saat berorasi dalam acara halal bihalal aktivis lintas generasi-lintas kota angkatan 1945-2000 yang tergabung dalam Forum Aktivis Lintas Generasi di Hotel Le Meridien, Sudirman, Jakarta Pusat pukul 19.30-22.30 WIB, Sabtu (4/12/2004)."Saya belum bisa menilai kinerja SBY karena baru berjalan satu bulan. Paling lama 6 bulan baru bisa kita nilai. Tapi saya berharap janji yang diucapkan SBY saat kampanye bukan sekadar janji," kata Rachma yang didaulat sebagai aktivis segala masa dan mendapat kesempatan orasi pertama.Menurut dia, pemerintahan yang ada dalam 36 tahun ini sudah keluar jalur dari tujuan yang diterapkan Soekarno. Dalam bidang ekonomi, dia melihat sudah sangat keluar jalur dari apa yang diinginkan founding father."Sekarang negara kita lebih kepada negara kapitalistik. Seharusnya apa yang diinginkan Soekarno adalah ekonomi yang sosialis," ujarnya.Sebelumnya kepada wartawan Rachma menyatakan harapannya agar SBY melalui wacana yang dikeluarkan pada saat kampanye untuk melakukan perubahan harus membawa bentuk visi dan misi ke depan."Saya melihat dalam 36 tahun pemerintahan, pemerintah belum melaksanakan amanat penderitaan rakyat. Yang kita lihat justru terjadi degradasi moral yang sungguh sangat besar, yaitu KKN," tukasnya."Masalah ini harus menjadi target untuk segera dihilangkan. Tapi saya melihat masih belum ada konteks yang jelas untuk memberantas KKN. Seharusnya perubahan dilakukan dimulai dari perubahan sistem," tandas Rachma.
(sss/)











































