Koreksi Berita
Pangeran Bernhard Akui Terima Suap 1 Juta Dolar AS
Sabtu, 04 Des 2004 20:25 WIB
Jakarta - Pangeran Bernhard mengaku menerima uang suap satu juta dolar AS dari perusahaan penerbangan Lockheed pada tahun 1970an. Hal ini terungkap dalam sebuah wawancara yang dipublikasikan setelah kematiannya.(Koreksi dilakukan pada jumlah uang satu juta dolar AS. Pada berita sebelumnya tertulis satu miliar dolar).Martin van Amerongen, seorang jurnalis dari majalah mingguan Groene Amsterdammer, yang meninggal dua tahun lalu, mewawancarai Pangeran Bernhard beberapa kali antara tahun 1995 hingga 2002. Ia setuju tidak mempublikasikan detil percakapan mereka sampai Pangeran Bernhard meninggal.Pangeran Bernhard meninggal akibat kanker, Rabu (1/12), dan akan dimakamkan di makam keluarga kerajaan di Delf. Wawancara itu dipublikasikan Jumat (3/12) malam, seperti dilansir dari The Australian.Sebelumnya, Pangeran Bernhard selalu menyangkal keterlibatannya dalam skandal yang meletup pada 1976 silam itu. "Saya selalu menghasilkan banyak uang, jadi saya tidak perlu miliaran dolar dari Lockheed. Bagaimana saya bisa begitu bodoh," ujar Bernhard seperti dikutip Amerongen."Saya terima jika nama Lockheed akan digoreskan di batu nisan saya. Saya tak tahu apa yang merasuki pikiran saya. Saya memiliki begitu banyak uang yang tersebar di Amerika, Belanda, Switzerland," lanjutnya.Pangeran Bernhard menerima uang suap dengan imbalan menggunakan kuasanya di pemerintahan Belanda, yang saat itu sedang mempertimbangkan pembelian pesawat-pesawat Lockheed Starfighter.
(sss/)











































