Nyelonong, Truk Tronton Dihajar KA di Cakung

Nyelonong, Truk Tronton Dihajar KA di Cakung

- detikNews
Sabtu, 04 Des 2004 19:16 WIB
Jakarta - Sirene dibunyikan dan pintu lintasan mulai tertutup, tanda kereta api (KA) akan lewat. Namun sebuah truk tronton nyelonong. Benturan pun tak terhindarkan.Awalnya sebuah KA Argo Gede bernomor 32 berangkat dari Gambir menuju Bandung pukul 15.30 WIB, Sabtu (4/12/2004). Muatan penumpang penuh sekitar 200 orang lebih.Saat KA hendak melintasi Stasiun Cakung ada sebuah pintu lintasan. Sirene pun berbunyi, dan pintu lintasan otomatis mulai menutup arus lalu lintas kendaraan roda dua dan empat.Tapi sebuah tronton bernopol L 7938 HU nyelonong. Karena ada bus di depannya, tronton berhenti. Klakson pun dibunyikan sekencang-kencangnya agar bus maju. Bus pun berusaha maju karena arus lalu lintas di depannya juga tersendat."Melihat hal itu, penjaga pintu lari sekencang-kencangnya ke arah kereta sambil membawa bendera merah. Bendera dikibar-kibarkan agar kereta berhenti," tutur Kahumas PT KA Daops I Jakarta Ahmad Sujadi saat dihubungi detikcom pukul 19.00 WIB.Masinis, lanjut dia, sempat mengerem laju kereta dari 100 km/jam hingga 5-10 km/jam sepanjang 600 meter. Namun apa daya, tronton tetap terhajar kereta hingga terseret sejauh 25 meter. Insiden itu terjadi pukul 15.45 WIB, selang 15 menit dari keberangkatan kereta."Penjaga pintu dan masinis sudah berusaha semaksimal mungkin. Tapi bisa dibayangkan sulitnya menghentikan kereta seberat 300 ton yang sedang melaju kencang. Jadi meski sudah pelan, tronton tetap tertabrak dan hancur," kata Sujadi.Tidak sampai di situ kejadiannya, tronton yang terseret kereta itu nyangkut di peron jalur 4 hingga peron sebelah kanan roboh. Calon penumpang yang memenuhi peron pun menjerit dan berlarian menyelamatkan diri ."Syukurlah tidak ada yang terluka. Sebab kecepatan kereta memang sudah pelan. Jadi mereka sudah melihat kereta dan tronton bakal menuju peron. Mereka pun langsung bubar. Semua penumpang kereta juga selamat," ujar Sujadi.Menurut dia, sopir tronton yang bernama Martono hanya menderita luka ringan di tangan kanan dan badannya memar. Dengan dikawal polisi, Martono dirawat di RS Bekasi."Tronton yang dibawanya bermuatan penuh susu kaleng. Tadi susu kaleng itu tumpah bertebaran di jalan setelah tabrakan. Banyak orang yang mungutin susu kaleng itu," kata Sujadi menyebut sebuah merek susu balita. Tronton diketahui milik PT STN yang beralamat di Surabaya.Selanjutnya, papar dia, kereta ditarik ke Jatinegara. Loko bernomor CC 20306 kemudian diganti. Loko baru kemudian menarik 1 kereta pembangkit listrik, 1 gerbong restorasi, dan 5 gerbong eksekutif selang satu jam setelah kejadian, yakni pukul 16.45 WIB untuk melanjutkan perjalanan ke Bandung. (sss/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads