"Ini masih proses. Karena yang namanya PKS harus pasal demi pasal, saya sampaikan hati-hati masalah kerjasama, syaratnya harus komplit. Karena yang di sini mau tapi di sana tidak. Untuk ketemu di tenggah-tengah itu tidak gampang. Tapi kan goodwill-nya sudah ditandatangani," ujar Jokowi di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (19/2/2014).
Jokowi menegaskan jika proyek monorel tersebut mangkrak, maka Pemprov DKI tidak akan bertanggung jawab. Mantan Wali Kota Solo ini belum bisa memberikan tenggat waktu penekenan PKS tersebut. Namun dia meminta harus segera diselesaikan dan tetap menargetkan penyelesaian proyek pembangunan ini dalam jangka waktu 3,5 tahun sejak gorunbreaking pada akhir 2013 lalu.
"Ini kan baru dibicarakan. Misalnya cepat-cepat kalau keliru bagaimana, ini masalah hukum. Tadi saya tanya ada masalah besar tidak. Saya urusan masalah yang besar-besar saja, seperti kepastian tidak mangkrak, penggunaan jalur hijau," katanya.
Selain itu, Jokowi berharap agar para awak media dapat memberitakan permasalahan monorel ini tidak hanya dari sisi negatifnya saja. "Ini namanya investasi, kalau nulis negatif terus. Kasihan investornya," ujarnya.
(jor/rmd)











































